Senin, 24 November 2008

Kasus-kasus qta........


Yang namanya anak sekolah, pasti juga punya segudang problem. Tak pelak juga pernah ngalamin kasus dengan guru-gurunya. Pada dasarnya si menurut mereka (guru-red), ingin menegakkan disiplin buwat murid-muridnya. Tapi ya namanya anak-anak yang lagi beranjak dewasa, menanggapinya pun berbeda. Menurut mereka biasa aja, kadang menurut kita luar biasa.

Ya seperti kasus yang dialamin ma aku sendiri juga yang pastinya bareng ma temen2 yang lain. Masih ingatkah sama Pak Edi Biologi. ya, mungkin karena kita sering liat sifatnya Pak Edi tu seperti tu adanya, bisa dikatakanlah ni ruang kelas untuk belajar pa teater ketoprak si, dan kayanya cuek aja ma kedisiplinan siswa-siswanya. Karena berfikiran kaya gitu, so banyak yang meremehkan Pak Edi. Cuek ja gitu. Mau guyonan sendiri ke, mo apa ke, masa bodo.

Apalagi, pelajaran biologi saat itu berlangsung sehabis jam olahraga, yang pastinya habis olahraga ya macem-macemlah tingkah polah anak-anak. Ada yang dandan biar keliatan fresh lagi, ada yang ngurusin masalah perutnya, dan itu biasanya memakan waktu yang lama. Tak ayal kadang mpe nyuri-nyuri jam pelajaran biologi 5-10 menit lah. Maklumlah, yang namanya olahraga, saiapa si yang ga seneng. Walaupun sebenarnya jam olahraga biasanya jauh-jauh sbelum jam berakhir sudah selesai duluan, tapi yang namanya anak-anak belum juga berhenti untuk gerak mpe bener-bener jamnya habis. Maklumlah, jenuh ngadepin Pak Eko terus dengan fisikanya .....

Awalnya si biasa ja, mungkin Pak Edi memaklumi keadaan tersebut. Bahkan sering nyuruh buwat ngilangin dulu capenya. Mau gimana lagi, begitu Pak Edi masuk, kadang anak-anak masih semrawut ga beraturan, ada yang kipas-kipaslah, ada yang masih duduk-duduk di lantai ngilangin gerah lah, ada yang masih buka bajulah, ada yang masih di WClah, ada juga yang asik di kantin, dsb...dsb. Melihat kejadian-kejadian kya gitu yang hampir terjadi saben habis olahraga, mungkin Pak Edi maklumlah, bahkan kadang Pak Edi nya juga malah ikutan makan dulu di kantin.

Dasar, namanya juga anak-anak, yang masih berfikiran pendek, melihat respon yang kayanya biasa-biasa aja dari Pak Edi, ahirnya tu dimanfaatin ma anak-anak menjadi suatu kebiasaan. "Ah Pak Edi ikih" (pikir kita2). Ahirnya sampe juga pada batas ahir kesabaran. Keliatan juga sifat disiplinnya Pak Edi. Ga tanggung-tanggung, ga ada kabar ga da berita, ga da kompromi, begitu jam olahraga berakhir, masuk ke jam biologi, seingat aku waktu itu Pak Edi sebelumnya habis ngajar di IPA 4, berarti tetangganya IPA 3. Nah begitu jam pelajaran ganti, Pak Edi langsung lari dari IPA4 masuk ke IPA 3. Tanpa ampun, tanpa peduli ruang kelas masih semrawut, bahkan masih banyak yang di luar, pintu kelas langsung ditutup rapat, DIKUNCI!!!. Mampus loe....

Padahal yang masih berada di luar banyak juga. Aku pun masih di luar, waktu itu masih di WC. Diketuk2 tetap ja dicuekin. Ya udah, kita hanya duduk2 ja di luar kelas, nungguin kebijakan dari Pak Edi. Dan ahirnya bisa masuk juga, tapi pada jam pelajaran ke-2. Tapi ya, ga asal masuk aja. Ada kredit poin tentunya bagi kita-kita. Menurut pengakuan dari sumber yang dapat dipercaya, (orang dia yang ngalamin juga, he..he...hee..) si Fajar ma si Yus dapat poin berapa lah lupa dari Pak Edi.

Celakanya, karena ga boleh ikut pelajaran dari awal, setau aku ya sampe pelajaran biologi berahir. So, dari pada duduk-duduk di depan kelas ga jelas, mending baca-baca apa di Perpus. Dan itu aku lakuin mpe jam biologi hampir berahir, sebelum ada yang manggil disuruh tuk masuk. Tak ayal aku kena damprat deh dari Pak Edi. Bukan bonus poin yang aku dapat, tapi disuruh nulis "Aku tidak akan mengulagi lagi" di kertas folio penuh. Cape deccchhhh..... Pak Edi-pak Edi, dirimu setega itu Pak kepadaku ...........he...he....
Tapi kadang aku sering berontak juga dalam hati. Soalnya pa? Katanya mo negakin disiplin, tapi kalo hari Jum'at (ga tau masih pada inget pa ga?) sering telat masuknnya. Padahal jam pertama. he..he...he...

Satu lagi kasus yang masih teringat jelas dalam benakku. Saat itu lagi gencar-gencarnya ajang kampanye buwat pemilihan Ketua OSIS yang baru, dan sebagai fasilitas kampanye, para kandidat juga menggunakan brosur/pamflet-pamflet, yang disebarin dan dipasang di mading kelas masing-masing. Karena lagi iseng-isengnya, tu foto-foto para kandidat yang ada di brosur, diisengin lah. Ada yang dibikinin kumis, ada yang dikasih jenggot. Pokoknya eror-eror lah. Kalo aku ni, cuma ganti kata PMR jadi MPR aja. Kan waktu itu, kandidatnya ada yang pengalamannya pernah berorganisasi di PMR. Nah pikiran aku, pa an tu PMR, kan bagusan MPR. Lebih tinggian lah. Makanya kata PMR aku ubah menjadi MPR. Kan keren tu, MPR gitu lo.

Eeeh, ndilalahe, Pelajaran PPKn. Bu Sri keliling-keliling dan liat pamflet-pamflet kampanye kandidat calon ketua OSIS jadi aneh dan berantakan,penuh coretan-coretan. Taulah PPKn, pelajaran yang ngajarin rasa saling menghormati, menghargai, bersosial, pokoknya yang berkemanusiaan lah. Ngliat kejadian itu, Bu Sri ga terima. Langsung aja, ngasih peringatan ma pelaku-pelakunya untuk nyerahin diri. Ya, ahirnya aku, tata, siapa lagi y, lupa, ngaku deh yang berbuat kaya gitu. Tapi seinget aku, Bu Sri cuma ngasi peringatan doank. Ga ngasih hukuman yang berat-berat. Cuman, Bu Sri nglimpahin hukumannya diserahin ma Wali Kelasnya. Yah, sama juga donk. Ahirnya Pak Pram yang ngurusin kasus ini. Eh, untungnya Pak Pram. Ya, kami cuma dikasih, ya biasalah nasehat-nasehat. Hukumannya tetap ada, tau ga pa? Bukan kredit point, tapi bayar uang kas dua kali lipat. Tekor loe...... Yassch, itulah kisah-kisah kenakalan waktu sekolah dulu. Ga pa2, wajar aja tu mah. Yang penting SAY NO TO DRUGS (halah....) ha...ha...ha...
Buwat yang pernah ngalamin kasus ma guru2 kita, biasa jalah, jangan dibesar-besarin. Dimaklumi ja, masih anak-anak. He..he..he...
Mpe jumpa pada cerita brikutnya.....

Jumat, 21 November 2008

AWAS BENCANA ....

Kompas, Rabu, 19 November 2008 | 20:10 WIB

BREBES, RABU - Sebanyak 86 kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rawan terkena banjir. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Brebes telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk dana penanggulangan bencana termasuk banjir.

Hal itu dikatakan Sekretaris Tim Survei Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Brebes Mujahidin, Rabu (19/11), "Dari 18 kecamatan, hanya lima yang tidak rawan banjir," ujarnya, di Brebes.

Menurut Mujahidin, 13 kecamatan yang rawan banjir itu adalah, Kecamatan Bumiayu, Ketanggungan, Bantarkawung, Brebes, Wanasari, Banjarharjo, Tanjung, Salem, Losari, Jatibarang, Paguyangan, Larangan, dan Bulakamba. "Daerah tersebut rawan banjir karena rata-rata memiliki curah hujan tinggi dan saluran airnya tersumbat," ucapnya.

Mujahidin menuturkan, banjir tidak hanya mengancam kecamatan yang terdapat di dataran rendah tetapi juga dataran tinggi, seperti kecamatan Paguyangan yang terdapat di kawasan Brebes bagian selatan. "Banjir yang terjadi di daerah tinggi umumnya banjir bandang yang sifatnya sebentar," katanya.

Mujahidin mengakui, dari total anggaran untuk bencana sebesar Rp 4 miliar pada tahun 2008 ini, sudah digunakan Rp 1,6 miliar untuk menanggulangi bencana alam yang telah terjadi .

Dalam rangka penanggulangan bencana banjir, Koordinator Tim Search and Rescue (SAR) Brebes, Adhe Dhani Raharjo mengatakan, telah menyiagakan 30 relawan, 6 perahu karet, dan 12 pelampung untuk evakuasi.

Selain itu, untuk kondisi tanggap darurat, juga disiapkan empat tenda pengungsian, dua set peralatan dapur umum, dan generator set untuk keperluan penerangan. "Kami juga menyiapkan sekitar 15.000 karung yang dapat diisi pasir dan dapat digunakan membendung tanggul jebol untuk sementara," kata Adhe.

Terseret arus

Sebelumnya, hujan lebat yang menyebabkan arus deras telah merenggut nyawa M Soleh (10), warga Dusun Karanganggrum, Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Brebes, pada Minggu (16/11) lalu. Soleh bersama tiga temannya, terseret arus saat mereka sedang bermain sepak bola di dekat pematang sawah.

Jasad Soleh baru ditemukan esok harinya oleh petugas SAR Brebes di Kali Jungleng, Desa Batursari, yang berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian.

Selain itu, banjir juga telah merusak pintu bendungan tersier yang biasa digunakan untuk mengairi persawahan di Dusun Kedung Kidang, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu . Akibatnya, sekitar lima hektar sawah di dusun tersebut terancam gagal panen karena tergenang.

Untuk mencegah terjadinya banjir, Mujahidin mengimbau bagi masyarakat untuk rajin membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan sehingga memicu tersumbatnya saluran.


Harry Susilo

Karena Ilmu Pengetahuan Adalah Milik Semua

Serba Serbi Kentut

Gw baru dapet dari milis temen gw, mudah2an bisa bermanfaat ya para

kentut sering dijauhi, kentut sering dihina, kentut sering dianggap anak haram karena kadang nggak diketahui siapa yang melahirkannya ke dunia ini, mari kita liat masa lalu kentut…kasian mereka…

Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.

Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).

Kenapa kentut berbau busuk ? <== Pake nanya lagi
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

Kenapa kentut menimbulkan bunyi ? <== Bikin gw ngakak, tapi baca deh
penjelasan ilmiahnya di bawah…. Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda, hi..hi….) <=== Gw bilang jg apa , jd kalo dah pada longgar tuh lubang anus..loe bayangin ndiri deh bunyinya ky apa? asli gw ngakak sendiri

Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ? duh…gak kuat gw nih!!
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly = Sunyi Tapi Mematikan ).

Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke awasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung). <== Ada2 aja nih ye

Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain? <==== Gokiiiiiiiiiiiiiiil llllllllllLLLL ….hahhahahahah ahaha
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara ‘transmitter’ dengan ‘receiver’. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)

Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. (Makanya kentut perempuan lebih bau, ha..ha….) <==== Ampuuuuuuunn! !!

Saat apa biasanya orang kentut ?
Pagi hari di toilet. yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, erbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).

Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
Tidak… sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang Diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

Mungkinkah kentut terbakar ?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor)

Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ? <=== Ngaco!!
Jangan mengada-ada. .. konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada anjing).

Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut, sebaiknya dikurangin) <=== Trus kalo lagi pengen teler tp lagi bokek, nah…loe nikmatin deh kentut loe ndiri!!

Apakah warna kentut ? <=== Penting gak sih nih? Hehehe…
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.

Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).

Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur(belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

AS ROMA

R o m a F o r e v e r |||